belajar untuk menulis, dan menulis untuk belajar..

Wednesday, October 6, 2010

waktu yang tak dapat terbeli

waktu adalah sesuatu yg tidak dapat kita beli, karena waktu tak pernah sedetik pun berhenti.. konon tidak ada kata 'sekarang', yang ada hanyalah masa lalu dan masa depan.. apa yg kita sebut 'sekarang' akan menjadi masa lalu beberapa detik kemudian.. kita dapat membeli apa saja asal ada kemampuan untuk membeli (baca:uang), tp apakah ada yg dapat membeli waktu? saya rasa tidak. banyak ilmuwan2 di luar yg mencoba membuat mesin waktu. mereka berharap manusia dapat kembali ke masa lalu. tujuannya apa, entah lah, mungkin ingin memperbaiki kesalahan2 sejarah. ya waktu adalah sejarah. kalau kita sedang mengingat masa2 indah dulu kita berharap ada mesin waktu yg bisa membawa kita ke peristiwa menyenangkan tersebut. dan bila kita sedang mengingat kesalahan2 di masa lalu kita pun berharap agar kita bisa kembali ke saat itu dan mencoba memperbaikinya.


susahnya jadi perempuan

Hari ini adalah hari yg melelahkan, hari dimana rutinitas menjadi makanan sehari-hari. Saya kebetulan kemarin membaca tulisan teman tentang sulitnya menjadi seorang ayah. Well, bisa dibayangkan memang ketika seseorang menjadi orangtua, tugasnya akan bertambah.
Tapi saya tentu bukan sedang ingin menyoroti tentang susahnya jd ayah, jauh lebih sulit menjadi seorang wanita. tiap bulan berjuta wanita di seluruh dunia mengalami kesakitan yg amat luar biasa. Yah, istilah kedokterannya sih Post Menstruate Syndrome (PMS).. Di saat sakit melanda, sungguh kata perempuan yg merasakan rasanya ingin bunuh diri saja saking sakitnya. Kadang ada jg yg mengatasi dgn minum kiranti atau feminax, tp tetap saja sakit itu tak dpt hilang..
dan itu harus dialami oleh seorang wanita tiap bulan.. ya, setiap bulan seorang wanita harus mengalami kesakitan yang luar biasa yang tidak akan pernah dialami oleh pria mana pun.

Thursday, September 16, 2010

ya sudah laah, jangan menyerah..

"apapun yang terjadi, ku kan selalu ada untukmu
jangan lah kau bersedih, everything's gonna be okay.."

penggalan bait lagu yang sedang populer ini menggelitik saya untuk menulis. ada kepasrahan sekaligus semangat dalam lirik lagu itu. saya ngga tahu siapa penciptanya, Bondan Prakoso atau Fade to Black, sepertinya sih mas Bondan yang buat lirik lagu tersebut.. tapi, ya sudah lah bukan itu yg saya maksud.. lagu ini menceritakan tentang seseorang yg sedang curhat kepada temannya, lalu dengan bijak temannya ini memberi semangat, ya sudah lah, semua orang pasti punya masalah, ngga usah kuatir, masih ada temanmu yang selalu mendukung.

dalam hidup ini kita memang selalu membutuhkan orang lain, tidak ada satu orang pun yang bisa hidup tanpa orang lain. itulah kenapa kita disebut mahluk sosial. kita butuh teman untuk sekadar curhat, meceritakan masalah yang kita hadapi, setidaknya meski teman tidak dapat membantu kita akan sedikit lega karena beban yang ada di dada lepas.
lirik lagu ya sudahlah ini cukup sederhana, tapi sungguh sarat makna. Bondan mungkin mendapat inspirasi dari realitas hidupnya sehari-hari, kalo ada masalah, ya sudahlah, biar bagaimana pun juga masalah akan terus ada dan harus dihadapi. ada sedikit kepasrahan, namun bukan berarti menyerah. banyak pakar motivasi bilang, kalo lagi ada masalah, lihat ke bawah, masih banyak orang yg memiliki masalah lebih dari kita. ga perlu takut menghadapi masalah, it's everything gonna be okay.. slow bae kata orang kulon..

setelah bilang ya sudahlah, ada baiknya kita tengok juga lirik lagu d'masiv 'jangan menyerah'

"tak ada manusia yang terlahir sempurna
jangan kau sesali segala yg telah terjadi.."

lagu yang begitu menginspirasi banyak orang, sering juga dipakai untuk orang-orang yg kurang sempurna, dan menjadi lagu wajib untuk MLM menyemangati membernya.
lagu ini mungkin benar-benar membuat semangat kita semua ketika sedang mengalami musibah. saya pun setiap mendengar lagu ini agak menitikkan air mata meski malu-malu (gengsi doong, hehe). terharu, sedih, dan termotivasi mendengar lagu ini. Rian, vokalis sekaligus pencipta lagu ini dengan cerdas membuat lirik yg sederhana, yang dekat dengan realita kita sehari-hari..

mungkin dua lagu ini yg sekarang bisa saya jadikan acuan untuk kita tetap semangat menghadapi hidup. menghadapi tantangan jaman. kita ngga pernah tahu apa yang akan terjadi nanti, untuk itu marilah kita semua mempersiapkan masa depan dari sekarang sebelum terlambat, sebelum masalah hidup semakin banyak. dan apabila akhirnya kita terkena masalah, ya sudahlah jangan menyerah..

kuman diseberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak.

mungkin peribahasa ini terasa pas dengan realitas yg terjadi di antara kita, atau setidak-tidaknya untuk saya pribadi. terkadang kita asyik memikirkan kejelekan orang lain, sampai-sampai kita lupa bahwa kita pun memiliki keburukan yang mungkin tidak kita sadari. sebelum tulisan ini saya buat, mungkin teman-teman yg 'rajin' mengikuti status update saya sering menemukan status saya yang mengkritik pemerintah, mengeluhkan pelayanan publik yang buruk, menyindir atau bahkan menghujat sekelompok orang yang sedang menindas kelompok lain, dan masih banyak lagi.
yah betul, saat itu saya diliputi rasa sebal luar biasa terhadap realita yg terjadi di negeri ini. banyak keluhan dan kekurangan yg tidak ada habisnya dibahas, mulai dari infrastruktur yang kurang memadai, fasilitas umum yang amburadul, pelayanan publik yang jauh dari memuaskan, atau mungkin banyaknya korupsi yang terjadi, atau mungkin juga kesal dengan tingkah anggota DPR yang mungkin kebanyakan tidak memikirkan rakyat yang memilihnya.

lantas, suatu hari saya bertemu dengan sahabat saya. dengan kata-kata yg tidak berkesan sok tahu dia memberi wejangan-wejangan yang membuat saya berpikir ulang tentang diri saya sendiri. betapa naifnya saya, merasa percaya diri membuat status yang provokatif dan mungkin bisa membuat orang lain tersinggung. sahabat saya ini dengan jujur bilang kalau saya ini terlalu naif, lantas dia uraikan secara gamblang kekurangan-kekurangan saya. hmm, mulanya saya tak terima dikritik seperti itu, namun setelah dipikir-pikir, apa yang dikatakan sahabat saya itu banyak benarnya.


kemarin juga saya terinspirasi dengan status sahabat saya kang Dody Mawardi a.k.a Penulis Kreatif, yang mengatakan "Capek juga mendengar, melihat, masyarakat mencerca pemimpin dan aparatur. Padahal, mereka berasal dari masyakarat (kita sendiri). Masyarakat yang berkualitas tidak mungkin (sulit) menghasilkan pemimpin atau aparat yang buruk. Hanya masyarakat yang buruk, yang paling besar peluangnya menghasilkan pemimpin dan aparat buruk. Introspeksi lebih baik bukan?!". 
dalam status tersebut mungkin Kang Dody ingin kita belajar introspeksi diri. kita ini terlanjur menjadi masyarakat frustasi, menyesal dengan keadaan tapi tak mampu mencoba memperbaikinya dengan dimulai dari diri sendiri. kita asyik mengkritik orang lain padahal kita sendiri banyak kekurangannya.

boleh saja mengkritik, bahkan saya pun sampai detik ini kadang masih suka 'nyentil', tapi mesti proporsional dan hati-hati dalam merangkai kata-kata. tidak semua orang memahami apa yang kita sampaikan, alih-alih ingin mengkritik, yang ada malah menjadi  debat kusir yang berujung kesalahpahaman. dulu saya pun sering debat kusir hanya karena status saya yang dinilai 'aneh'. apa yang terjadi? saya jadi 'bete', lawan debat kusirnya apalagi, dan itu sunggu tidak mengenakan. tapi ketika saya membuat status yang 'adem' banyak sekali komentar yang bagus dan akhirnya membuat hati saya begitu damai.

yang ingin saya bagikan di sini adalah pentingnya introspeksi diri. cari teman yang mau mengkritik dan memberi masukan yang konstruktif. setiap kita ini adalah individu sosial, yang selalu dilihat oleh orang lain. kalau ingin hidup kita nyaman, jadilah orang yang baik, tapi bukan pura-pura baik. seperti lagunya kerispatih, kejujuran hati. jujur lah pada diri sendiri, maka kamu akan jujur pula pada orang lain.









menyebarkan virus positivity.. berfikir dan bertindaklah secara positif..

Segala Puji bagi Allah SWT Tuhan semesta alam. Sadar gak sadar, ada satu hal yang dapat menyebabkan hidup kita menjadi tidak bahagia, yaitu sering nya diri kita berfikir negatif. Semua hal dapat menjadi rumit jika kita selalu memikirkan sisi negatif dari segalanya. Pikiran-pikiran negatif dan kata-kata negatif yang kita keluarkan juga kita dengarkan secara tidak langsung dapat membuat hati ini juga menjadi negatif. Hal ini yang menyebabkan mengapa kita dilarang mempunyai prasangka negatif dalam ajaran islam. Memang susah untuk dapat hidup dengan selalu berfikiran positif, karena banyak sekali godaan baik dari diri kita sendiri maupun dari musuh kita syaitan yang sering membisikan hal-hal yang negatif. Hal-hal ini dapat menjadikan hati kita menjadi kotor, sedikit-demi sedikit kita menjadikan diri kita menjadi orang yang pesimis dalam hidup.

Sang Pencerah, sekali lagi karya Hanung yang mencerahkan

inilah film Indonesia terbaik sepanjang tahun 2010 menurut saya. tahun ini kebanyakan film Indonesia didominasi film-film horor dan yang berbau seks dan kurang bermutu. syukurlah masih ada Hanung yang dengan apik membuat film tentang perjalanan hidup pendiri organisasi Muhammadiyah, H. Ahmad Dahlan. film ini benar-benar membuat saya menangis dan merinding karena ceritanya yang begitu mengena.
Sang Pencerah bercerita tentang perjalanan Darwis (diperankan Ihsan Taroreh a.k.a Ihsan Idol) yang ketika itu masih 15 tahun, namun diam-diam menggugat syariat ilam yang 'nyeleneh' (bid'ah), yakni ketika masyarakat yang harus membarikan sesejen dan setiap warga harus tunduk kepada perintah Kyai Kamaludiningrat (Slamet Rahardjo).

Friday, September 10, 2010

belajar mengembangkan diri melalui kekuatan pikiran

Manusia memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan mahakarya. Kekuatan terbesar dalam diri manusia itu terdapat pada pikiran. Tetapi kita jarang membuktikan kekuatan pikiran tersebut, sebab kita sering terjebak dalam zona nyaman atau kebiasaan tertentu. Sehingga selamanya tidak dapat mencari kemungkinan yang lebih baik atau perubahan nasib yang berarti. Oleh karena itu milikilah target yang lebih tinggi untuk merangsang kekuatan dalam pikiran tersebut. Sebab target atau sasaran baru yang dipikirkan itu akan menggerakkan diri kita untuk melaksanakan tindakan. Apalagi jika diyakini target tersebut bakal tercapai, maka diri kita akan lebih siap menghadapi tantangan yang ada.

Wednesday, September 8, 2010

Kepribadian Manusia dari Status Facebook

dari pengamatan bebarapa psikolog, manusia dapat dilihat kepribadiannya dari status update fesbuknya, yaitu:

1. Manusia Super Update/ sok sibuk
Kapanpun dan di manapun selalu update status. Statusnya tidak terlalu panjang tapi terlihat bikin risih, karena hal-hal yang tidak terlalu penting juga dipublikasikan.
Contoh : "Lagi makan di restoran A..", "Dalam perjalanan menujuneraka..", "Saatnya baca koran..", dan sebagainya.

2. Manusia Melankolis
Biasanya selalu curhat di status. Entah karena ingin banyak diberi komentar dari teman-temannya atau hanya sekedar menuangkan unek-uneknya ke facebook. Biasanya orang tipe ini menceritakan kisahnya dan terkadang menanyakan solusi yang terbaik kepada yang lain.
Contoh : "Kamu sakitin aku..lebih baik aku cari yang lain..", "Cuma kamu yang terbaik buat aku..terima kasih kamu sudah sayang ama aku selama ini..".

3. Manusia Tukang Ngeluh
Pagi, siang, malem, semuanya selalu ada aja yang dikeluhkan.
Contoh : " Jakarta maceeet..!! Panas pula..", "Aaaargh ujan, padahal baru nyuci mobil..sialan. .!!", "Males ngapa2in.. cape hati gara2 si do' i..", dsb.

Sunday, August 15, 2010


tulisan ini adalah copas dari blog teman.

Gerakan memegang jari adalah cara yang sangat mudah untuk mengendalikan  emosi. Emosi dan perasaan adalah seperti ombak energi yang bergerak melalui badan, pikiran dan jiwa kita. Di setiap jari kita ada saluran atau meridian aliran energi yang berhubungan dengan organ tubuh dan emosi yang bersangkutan. Perasaan yang sangat kuat atau luar biasa bisa menyumbat  atau menghambat aliran energi, yang mengakibatkan rasa sakit atau perasaan sesak di tubuh kita. Memegang jari sambil menarik napas dalam-dalam dapat mengurangi dan menyembuhkan ketegangan fisik dan emosi.
Gerakan memegang jari ini sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari. Waktu kita berada dalam keadaan yang sulit, merasa marah, tegang, takut atau menangis, jari bisa dipegang untuk membawa rasa damai, fokus  dan tenang sehingga kita bisa menhadapi keadaan dan membuat keputusan dengan tenang. Gerakan ini bisa juga dilakukan untuk relaksasi dengan musik, atau dikerjakan sebelum tidur untuk melepaskan persoalan yang dihadapi pada hari itu dan membawa kedamaian, dan ketenangan yang dalam pada tubuh dan jiwa. Latihan ini dapat dikerjakan sendiri atau dengan satu orang lain.

Wednesday, June 16, 2010

koruptor di sambut meriah, kenapa ga dicekal dan dikucilkan aja sih..

Di saat batin kita begitu lelahnya menyaksikan praktik korupsi yang bagaikan penyakit akut di negeri ini, sebagian masyarakat, pejabat, dan wakil rakyat ternyata malah memberikan kontribusi secara tak langsung terhadap perkembangannya. Situasi seperti itulah yang terlihat ketika ratusan orang menyambut kepulangan mantan Wali Kota Medan Abdillah di Bandara Polonia, Medan, 2 Juni lalu. Abdillah baru saja menghirup udara bebas setelah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, terhitung 1 Juni.

Abdillah yang pada saat itu mengenakan baju koko berwarna putih langsung dielu-elukan warga. Beberapa warga bahkan sempat 'mengupah-ngupah' (memberikan semangat) kepada Abdillah. Antusiasme warga untuk bertemu Abdillah bahkan sempat mengganggu para penumpang di terminal kedatangan Bandara Polonia, Medan. Pada kesempatan itu juga terlihat istri Abdillah, Nanan Abdillah, dan putra sulungnya, Aviv Abdullah, juga sejumlah camat dan lurah di lingkungan Pemkot Medan, serta anggota DPRD setempat.

Dari Bandara Polonia, rombongan Abdillah yang mendapat pengawalan dari sejumlah organisasi kepemudaan menuju Masjid Raya Medan untuk bertemu sejumlah alim ulama dan tokoh masyarakat Kota Medan. Setelah itu ia menuju rumah pribadinya di Jalan Perak, Medan.

Abdillah bebas bersyarat setelah menjalani dua pertiga dari masa hukumannya. Ia berada di LP Sukamiskin Bandung sejak 28 Agustus 2009, setelah juga sempat ditahan di LP Cipinang. Abdillah divonis empat tahun penjara terkait dengan kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran dan APBD Kota Medan (Media Indonesia, 3/6/2010).

Inilah yang membuat kita miris dan bertanya prihatin. Kalau begitu, mampukah korupsi diperangi sampai ke akar-akarnya? Tak dapat disangkal bahwa Indonesia termasuk negara kleptokrasi, negara yang dalam praktik penyelenggaraan pemerintahannya ditandai oleh keserakahan, ketamakan, dan korupsi yang merajalela (Alhumami, 2005).

Itu sebabnya korupsi di negara ini harus diperangi dari pelbagai sisi (Pope, 2003). Apalagi dewasa ini korupsi telah digolongkan sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) sehingga upaya-upaya memeranginya harus luar biasa pula. Agar lebih efektif, kita tak boleh hanya menggantungkan harapan pada lembaga-lembaga penegak hukum. Untuk itulah, perangkat hukum pun harus dilengkapi. Yakni, dengan membuat undang-undang (UU) yang memuat ketentuan-ketentuan dan asas-asas tentang pembuktian terbalik.

Gagasan dan usulan tentang UU tersebut selama ini sudah sering dimunculkan. Termasuk yang pernah disampaikan Komisi Hukum Nasional saat bertemu Presiden Yudhoyono kira-kira dua tahun silam. Jadi, mungkin kita tinggal menunggu good will dan political will dari Presiden Yudhoyono. Kita pun boleh optimistis untuk itu, sebab bukankah sejak awal kepemimpinannya (2004), Yudhoyono telah bertekad kuat untuk memerangi korupsi? Bukankah ia berjanji di masa kampanye sebagai calon presiden dulu bahwa ia akan bekerja siang-malam dan memimpin langsung di garda depan dalam rangka memberantas korupsi?

Selain mendesak agar asas pembuktian terbalik ini segera dijadikan kebijakan resmi negara, ada satu hal yang kiranya perlu kita renungkan bersama. Yakni, sikap kita terhadap para koruptor. Berupayalah untuk tidak menaruh respek kepada mereka yang melakukan korupsi. Itulah resep yang disampaikan Pascal Couchepin, Konsuler Federal sekaligus Menteri Dalam Negeri Swiss (Kompas, 29/10/2005). Di negara yang dikategorikan Transparency International sebagai 'bersih dari korupsi' itu, begitu ada yang korup, langsung dimusuhi. Kalau dia pegawai negeri, akan dibenci seluruh rakyat. Untuk menjadikan sebuah negara bersih dari korupsi, menurut Couchepin, membutuhkan waktu. "Akan tetapi, suatu hal yang utama adalah jangan pernah berkompromi menghadapi korupsi dan jadikan korupsi sebagai musuh bersama," ujarnya. "Di Rusia, tindakan korupsi kini banyak berkurang, karena para koruptor langsung dikirim ke Siberia," katanya lagi.

Bagaimana di Indonesia? Bukankah umumnya kita justru bersikap sebaliknya, menghormati koruptor? Anehnya, bahkan, mereka yang pernah dihukum karena tindak pidana korupsi pun masih dielu-elukan bak pahlawan seperti terlihat dalam kasus mantan Wali Kota Medan Abdillah. Contoh konkret lainnya terlihat dalam kasus (almarhum) mantan Presiden Soeharto. Meskipun oleh PBB, Soeharto ditetapkan sebagai mantan pemimpin politik terkorup di dunia karena diduga kuat telah menggelapkan uang 15-35 miliar dolar AS selama berkuasa (1967-1998), hingga akhir hayatnya pun sangat banyak orang yang menghormatinya bahkan kemudian mengusulkannya untuk dikukuhkan sebagai pahlawan.

Saat mengomentari kasus korupsi Soeharto, Ketua Eksekutif Economic and Financial Crimes Commission (EFCC) Nigeria Mallam Nuhu Ribadu pernah berkata, "Saya tidak melihat ada hal yang sulit dalam menangani kasus Soeharto. Masalahnya hanya soal kemauan politik. Juga perlu orang yang berani untuk menangani kasus ini. Kasus Soeharto mirip dengan Jenderal Sani Abacha (mantan Presiden Nigeria). Kita punya masalah sama, yakni cenderung memberi hormat kepada orang yang justru tidak layak dihormati. Kamu melecehkan dirimu, kamu melecehkan kebijakanmu. Kamu punya kesempatan yang baik, tapi kamu membuat para pencuri itu tetap jadi pencuri karena kecenderungan itu. Ini masalah tentang manusia, jadi jangan ada toleransi bagi para koruptor itu. Bawa mereka ke depan hukum. Di Nigeria, kami menangkap para koruptor kakap dan ini membuat trickle down effect," (Tempo, 16/9/2007).

Pesan Couchepin dan Ribadu dalam rangka memerangi korupsi sangatlah jelas. Namun, mudahkah menerapkannya di Indonesia, itu yang belum jelas. Sebab, harus diakui, umumnya kita cenderung menghormati mereka yang hartanya melimpah, tak hirau kekayaan itu didapat dari mana dan dengan cara apa.

Mengenai mantan Wali Kota Medan Abdillah, boleh saja selama ini ia dikenal 'baik' terhadap banyak pihak dan kalangan. Seperti yang dikatakan Kepala LP Sukamiskin Murdjito, bahwa selama di penjara Abdillah dinilai berperilaku baik. "Beliau suka membantu orang-orang, membagi-bagikan peci, sarung, dan sajadah," ujarnya. Namun, yang kita persoalkan bukanlah 'kebaikannya' itu, melainkan justru ketidakbaikannya yang telah turut merusak dan merugikan negara dan bangsa ini. Kita patut memaafkan Abdillah. Tetapi, kita tak sekali-kali boleh melupakan korupsi yang pernah dilakukannya-–karena tindakan tersebut merupakan kejahatan luar biasa. Atas dasar itu, sangat tak pantaslah jika kedatangan Abdillah selepas dari LP disambut begitu meriahnya, apalagi oleh pejabat dan wakil rakyat yang seharusnya memberi keteladanan kepada rakyat. Seharusnya Abdillah diberi hukuman lagi, yakni ganjaran sosial dari masyarakat. Bukan untuk mengucilkannya, melainkan demi membuatnya benar-benar sadar dan insyaf.

Thursday, April 22, 2010

Membuat Toko Online di Facebook

Siapa yang tidak mengenal Facebook, jejaring sosial yang belakangan ini sedang ngetrend di Indonesia. Beragam hal bisa Anda lakukan dengan Facebook. Menemukan kembali teman lama sampai menjadikan FB sebagai tempat berjualan. Jika Anda ingin menggelar lapak di Facebook berikut ini ada sedikit info yang mungkin bisa bermanfaat.

Tips membuka toko online di Facebook.

Wednesday, April 21, 2010

Berita Selebritis Infotainment Kurang Mendidik Punya Efek Negatif/Buruk

Di televisi Indonesia banyak kita jumpai acara-acara semacam berita tetapi hanya menguas dunia selebritis lokal dan kadang internasional juga. Acara itu biasa kita kenal dengan sebutan infotainment. Pada awalnya acara semacam ini hanya sedikit, namun lama kelamaan menjadi trend dan akhirnya jadi menu wajib para stasiun tv nasional kita. Acara ini sangat digemari oleh masyarakat di samping berita umum biasa dan berita kriminal.
Yang hebat dari acara ini adalah walaupun sudah dicap haram namun tetap ada di stasiun tv swasta kesayangan kita. Masyarakat pun tetap setia jadi penonton walaupun tayangan acara infotainment sudah diharamkan. Sesuatu yang enak-enak memang suka dilarang jika ada dampak buruk yang tersembunyi di baliknya. Oleh karena marilah kita pelajari kenapa sampai bisa demikian agar kita tidak menjadi korban acara infotainment.
Beberapa Efek/Dampak Buruk Dari Acara Infotainment Di Televisi Indonesia Pada Masyarakat :


Tafsir Lir-ilir, Tembang Syareat Para Wali Tanah Jawi

Bukan sekedar lagu dolanan .. tapi lagu penuh makna mendalam. Tidak untuk dinikmati syair dan nadanya semata, tapi lebih penging adalah untuk direnungkan dan dicontoh penyeruannya. Kalau cuman sekedar menikmati musikna saja lebih bagus kalau mendengarkan komposisi Lir-Ilir karya Handel dalam konser harpa “Harp to Heart” yang menampilkan The World Harp Ensemble (WHE)

Lir ilir ini katanya ciptaan Sunan Kalijogo, ada juga yang mengatakan Sunan Giri, ada juga yang mengatakan Sunan Ampel. Wallahu a’lam yang penting adalah ciptaan salah satu dari mereka yang insyaAllah mencerminkan seruan para wali itu semua.



Julia Perez, Maria Eva, bolehkah mereka menjadi pemimpin?

Mestinya tidak ada yang salah dengan hasrat artis sensual Julia Perez alias Jupe, untuk ikut dalam pencalonan pemilihan Bupati Pacitan. Begitu juga dengan keinginan pedangdut Maria Eva alias Maria Ulfah bertarung memperebutkan kursi serupa di Sidoarjo.
Bukan apa-apa. Mereka berdua adalah warga negara yang sah, dengan demikian wajib dilindungi oleh penjaga aturan dan konstitusi agar hak politik mereka bukan sekadar dihormati, tetapi benar-benar dijamin dan terjamin.
Bahwa tampilnya dua perempuan muda 'kontroversial' itu mengganggu kenyamanan dan obsesi moral sejumlah pihak, itu tak bisa dipungkiri. Adalah hak orang lain untuk berkomentar atau menyatakan tidak suka terhadap seseorang, sejauh hal itu tidak melanggar aturan perundangan.
Tentu saja Julia Perez dan Maria Eva sadar betul risiko menjadi calon pemimpin; tidak semua orang menyukai diri mereka. Selalu ada pro-kontra, dan itu lumrah. Pemimpin yang berharap semua orang menyukai dirinya adalah tipe megalomania.
Artinya, Julia Perez dan Maria Eva niscaya mahfum belaka di tengah kontroversi tentang riwayat mereka yang acap kali dihubungkan dengan erotisme dan kemesuman, tak semua orang menyukai diri mereka.


Sunday, April 18, 2010

MY NAME IS KHAN.. film yang wajib ditonton untuk melembutkan hati kita.. marii..

Saya lampirkan sebuah catatan tentang film dari India ini, yang semoga bermanfaat untuk kita.
temen2 udah tahu kan, film Avatar dari segi income adalah film paling sukses penjualannya sepanjang masa, US$1,841 miliar (Rp 18 triliun) dalam waktu enam minggu saja. Film animasi CGI (Computer generated imagery) ini mengalahkan rekor terlaris sepanjang sejarah yang tak terkalahkan selama 13 tahun yaitu film Titanic. Hebatnya baik Atlantic dan Avatar keduanya adalah hasil karya James Cameron. Artinya yang berhasil mengalahkan rekor James Cammeron selama belasan tahun adalah James Cameron sendiri. Film ini merajai Amerika sebelam beberapa minggu. pantes lah kalo Mr. Cameron bikin film bujetnya selalu gila2an ternyata hasilnya pun mantaaap..


Sunday, April 4, 2010

Kawin Siri, mengapa menjadi heboh?

heboh tentang kontroversi RUU Pidana untuk pelaku nikah siri semakin berkembang. di beberapa tempat banyak demonstrasi menentang RUU yang sebetulnya belum di sahkan. ironisnya yang melakukan demo justru dari kaum perempuan dan santriwati yang sebenarnya dibela hak-haknya dalam RUU ini..

draft RUU yang diajukan Tim PUG Departemen Agama pada 2004 menyatakan secara tegas bahwa pencatatan perkawinan merupakan salah satu syarat sahnya perkawinan (pasal 6). Tanpa pencatatan, perkawinan tentu saja akan batal secara hukum dan pelakunya harus mendapatkan sanksi karena telah melanggar hukum yang berlaku. Hanya, draf RUU ini belum sampai merumuskan secara konkret sanksi hukum apa terhadap pelanggar.

Karena itu, dapatlah kita pahami respons yang sangat kuat dari masyarakat terhadap Rancangan Undang-Undang Materiil Peradilan Agama (RUU MPA) di bidang perkawinan akhir-akhir ini. Sebab, RUU tersebut merumuskan sanksi pemidanaan bagi mereka yang menikah tanpa pencatatan atau dikenal dengan kawin sirri (pasal 143). sebetulnya, Spirit dari RUU ini adalah memberikan proteksi terhadap istri dan anak-anak. Selama ini merekalah yang paling banyak merasakan kesengsaraan akibat tiadanya pencatatan perkawinan yang menjadi bukti legal bagi pemenuhan hak-hak mereka. Bahkan, juga memproteksi laki-laki dari tuntutan orang-orang yang mengaku istri atau anak.


Thursday, March 4, 2010

MUSIBAH ADALAH UJIAN BAGI SETIAP MUKMIN

Segala puji dan syukur hanya milik Allah Ta’ala yang telah berfirman dalamm kitab-Nya:

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوفْ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الأَمَوَالِ وَالأنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُواْ إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ أُولَـئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَـئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Rabb mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. al-Baqarah: 155-157), shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam yang telah diuji oleh Allah U dengan berbagai macam ujian, namun beliau selalu bersabar dan bersyukur, serta para sahabat dan pengikutnya hingga akhir zaman.